RSS

Kenapa Harus Begini

20 Jun

Hmmm.. Sedih rasanya kalo semua yang dilakukan malah membuat orang lain sakit hati. Ntah apa yang dia pikirkan tapi aku telah memberikan yang terbaik. Berusaha dengan sabar menghadapi dan terus mencoba untuk memperbaiki keadaan yang ada. Alhasil, saya malah mendapat batunya. Dia jadi marah dan tak ada kabar sampai sekarang.

Kalo diingat-ingat beberapa tahun kebelakang, ketika ceria bersama dia, hati merasa sejuk, tenang, damai, pikiran tenang. Kuliah lancar. Tapi kalo sedang bermasalah ya begini. Muram, tak ada senyum, tak ada kata, bad mood. Percaya tak percaya, itu semua mempengaruhi alam bawah sadar saya dan terus menghantui diri saya. Ntah sampe kapan ini akan terjadi tapi aku berharap masalah ini segera selesai.

Semua teman-teman yang selalu membantu saya, makasih banyak atas saran2 yang diberikan. Semakin banyak masukan, saya akan semakin terbuka dengan keadaan yang kurang baik seperti ini. Semakin kuat menghadapi dan yang pasti

Sesungguhnya diantara kesulitan itu diapit dua kemudahan

 
1 Comment

Posted by on June 20, 2008 in diary

 

Tags: , , , ,

One response to “Kenapa Harus Begini

  1. flashit

    June 24, 2008 at 9:31 am

    Hei hei, semangat Ndom !

    Di saat seperti ini kamu bakal lebih lebih lebih menyadari betapa berartinya seorang teman ! Hwahaha …

    Jangan menyerah !

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: